Minggu, 09 Maret 2014

Metallica

Metallica didirikan pertama kali di Los Angeles - Amerika Serikat dengan nama TheYoung of Metal Attack. Beberapa bulan kemudian grup ini berganti nama dengan Metallica yang konon merupakan gabungan kata Metal dan Vodca. Nama Metallica sendiri sebenarnya adalah nama yang diusulkan untuk sebuah majalah musik yang dicuri oleh Lars Ulrich sebelum majalah tersebut mendapat nama tersebut.

Formasi pertama Metallica adalah Lars Ulrich (drum), James Hetfield (vokal dan gitar), Lloyd Grant (gitar) dan Ron Mc Govney (bass). Formasi inilah yang kemudian melahirkan lagu pertama berjudul Hit The Light, yang kemudian masuk album kompilasi rock Metal Massacre tahun 1981.

Setelah Metal Massacre beredar, Grant dan Ron mengundurkan diri. Posisi Grant digantikan oleh Dave Mustaine dan posisi Ron digantikan Cliff Burton. Formasi ini kemudian pada Juli 1982 mengeluarkan demo-album No Life Till Leather. Demo inilah yang kemudian mengantarkan Metallica mendapatkan agen dan kemudian hijrah ke New York.

Pada 1983, Metallica berencana akan melakukan tur pendek kebeberapa kota. Sayang Hetfield dan Mustaine malah terlibat perseteruan, hingga akhirnya Mustaine keluar dan kemudian mendirikan Megadeth. Posisi Mustaine digantikan oleh Kirk Hammett , gitaris dari grup Exodus. Formasi ketiga inilah yang kemudian mengeluarkan album Kill 'Em All pada bulan Mei 1983.

Pada tahun 1984, Metallica semakin besar dengan menerbitkan album Ride the Lightning. Album ini bertahan 50 minggu dalam Billboard Top 200. Demi memperlancar promosi mereka juga mengeluarkan mini album Jump In The Fire.

September 1985, Metallica memproduksi album Master Of Puppets. Kembali Metallica masuk Billboard Top 40 selama 72 minggu. Album ini merupakan album yang meraih platinum tanpa single dan video.

Tanggal 27 September 1986, dalam perjalanan tur ke Skandinavia - bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan Cliff Burton (bass) meninggal dunia. Peristiwa ini begitu memukul seluruh anggota band. Bahkan Dave Mustaine yang telah mendirikan Megadeth, mengenang kematian Cliff dalam lagu In My Darkest Hour (album Megadeth: So far.. So Good.. So What!). Oktober 1986, posisi Cliff Burton digantikan oleh Jason Newsted, basis dari grup Floatsam And Jetsam.

Album ...And Justice For All beredar September 1988. Disinilah Metallica mulai mengeluarkan video klip. Video pertama mereka adalah untuk lagu One, video ini mencapai nomor 1 di MTV. Keberhasilan ini kemudian mendorong produksi video klip Cliff 'Em All sebuah video kenangan untuk Cliff Burton.

Akhir 1990 album Metallica direkam. Album ini membuat Metallica mencapai penjualan quadruple platinum dan menjadi album nomor satu di delapan negara Amerika dan Eropa. Serta meraih penghargaan Grammy Award, kategori Penampil Metal Terbaik dua tahun berturut-turut.

Basis jason Newsted mengundurkan diri dari band setelah bersitegang dengan James Hetfield. Perseteruan ini disebabkan Jason Newsted lebih menghabiskan waktu dengan proyek-nya sendiri. Anggota band yang lain menganggap Metallica harus diutamakan, meskipun pada saat itu Metallica sedang vakum.

Grup ini pada saat ini beranggotakan Lars Ulrich (drums), James Hetfield (vokal dan gitar), Kirk Hammett (gitar) dan Robert Trujillo (bass). Mantan anggota lainnya termasuk Ron McGovney (bass), Dave Mustaine (gitar), Cliff Burton (bass) dan Jason Newsted (bass).

Pada tanggal 10 Agustus 2008 Metallica akhirnya telah menyelesaikan proses rekaman album studio baru mereka yang ke sembilan "Death Magnetic" yang diluncurkan pada tanggal 12 September 2008 di seluruh dunia.Album tersebut diproduseri oleh "Rick Rubin" dan proses rekaman dilakukan di Sound City Studios, Shangri La Studios dan di studio Metallica sendiri. Single dan video klip pertama mereka "The Day That Never Comes" akan dirilis akhir bulan ini. Sebagai tambahan anda dapat mengunduh semua lagu dari album tersebut untuk digunakan dalam game "Guitar Hero III" pada hari saat peluncuran album "Death Magnetic" tersebut.

Pada 1 November 2011, metallica bersama Band Lou Reed merlilis album dan pada 13 desember 2011 mereka mengeluarkan EP mereka yang terbaru berjudul "Beyond Magnetic"

>>

Rabu, 19 Februari 2014

Perjalanan Karir OPHIE DANZO "Salah Satu Vocalist Rock Indonesia"



Di awal tahun 1993 , ia bermain dengan band “THE COLOURS band” dan “VOODOOband”.  THE COLOURS band memainkan lagu-lagu dari Genesis dan Phill Collins Untuk Cafe-Cafe. Dan VOODOO untuk album. Tetapi akhir tahun 1993 ia keluar dari THE COLOURS band dan bergabung dengan “SECOND BORN band”

Di diakhir tahun 1993 itu juga VOODOO merilis Album pertamanya yang disebut “VOODOO1994”. Tapi ia tetap bermain bersama SECOND BORN dicafe-cafe dengan lagu dariQUEEN. Karena ia juga penggemar FREDDY MERCURY.

Pada tahun 1995, VOODOO merilis album lagi yang bertitle “VOODOO WOB” album ini sangat sukses karena terjual lebih dari 300.000 copy dengat Hits” SALAM UNTUK DIA
Tetapi setelah itu ada hal yang menyedihkan untuk VOODOO FAM (sebutan fansVOODOO)  karena terdengar ucapan dari OPHIE DANZO “aku harus keluar dari band, yang disebabkan oleh sesuatu yang saya tidak setuju dalam kelompok”ujar Pria kelahiran  Jakarta 20 November tersebut.
Setelah beberapa waktu kemudian, di tahun 1997 OPHIE DANZO merilis Album Solo pertamanya yang bernama “CINTA PERTAMA” dengan beberapa musisi besar didalamnya. Meskipun  album ini sedikit kurang sukses. Tapi ia telah mencoba yang terbaik.

pada tahun 2002 ia kembali lagi diindustri musik indonesia bersama band yang bernama “OPERA band” merilis Album ke-1 yang bertitle “TERJADI KEMBALI” Dan pada tahun 2004 mengeluarkan album ke-2  yang bertitle “LINGKAR WAKTU”. Sekitar awal tahun 2010 mereka merilis single album ke-3 yang bertittle “ BILA INGIN” dari hasil survey untuk ketiga Album tersebut, Pendengar musik  banyak Menyukai Lagu “HENTIKAN SAJA” dan “BILA INGIN”. Tetapi setelah itu OPERA band vakum karena kesibukan beberapa personilnya..

Ditahun 2011 Musisi alumni OPERA Band Dan VOODOO Band Bertemu Donnie Herdian(ex Maia Band & ex Baron Soulmate) Alumni Gang Potlot yang lama berkarir diamerika. membentuk sebuah band yang diberi nama “B1G ONE” hingga  mengeluarkan beberapa single “SANG DEWI”   dan “SADARKAH KITA” ditahun itu juga.Tapi Kemudian B1G ONEband vakum diawal 2012 karena sesuatu yang tidak diinginkan.

Pada 14 February 2012  OPHIE DANZO (ex VOODOO,ex OPERA & SECOND BORN)OSSA SUNGKAR (ex VOODOO) , DONNIE HERDIAN (ex Maia band & ex Baron Soulmate), bersama  UTOX H. LONDALO (ex Garux) dan GATZ (ex Ucamp & ex Ungu)membuat band baru yang diberi nama D’PLANT Band. Untuk Formasi D’PLANT Band Ialah :OPHIE DANZO (Vocal) , OSSA SUNGKAR (Drum), DONNIE HERDIAN (Bass), UTOX  H.LONDALO (Lead Guitar) & GATZ  (Keyboard)

Semoga dengan terbentuknya D’PLANT Band, Pencinta Musik Rock Indonesia  terutama penggemar OPHIE DANZO  akan terobati. ROCK NEVER DIE !!![Dianz Pratama]




Page OFFICIAL OPHIE DANZO : http://www.facebook.com/opdanzo



>>

Sabtu, 25 Januari 2014

Sejarah Berdirinya Power Metal

  • Lebih dari 20 tahun adalah sebuah perjalanan cukup panjang bagi sebuah grup macam Power Metal yang mampu bertahan dan tetap eksis. Tak bedanya dengan kebanyakan grup band lainnya, dalam perjalanannya kelompok musik ini juga mengalami gelombang pasang-surut.

    Di tengah popularitas dan kharismanya sebagai band Heavy Metal, ternyata grup ini sering diguncang oleh persoalan yang terjadi dalam intern tubuh mereka, seperti sering terjadinya pergantian personel. Bahkan hampir tiga tahun belakangan ini grup band ini gaungnya kurang terdengar lagi. Sampai akhirnya muncul spekulasi bahwa grup ini sudah bubar. Ternyata spekulasi berita itu tidak benar adanya. Power Metal tidak bubar, dan masih tetap eksis. Cuma sempat vakum saja.

    Setelah cukup lama vakum, grup Rock asal Surabaya ini mencoba kembali eksis di blantikaMusik Rock Indonesia. Justru di tengah kevakuman itu dimanfaatkan mereka mempersiapkan album baru. Dengan dirilisnya album berjudul Topeng-Topeng Murka (2002), sekaligus menjadi jawaban bahwa Power Metal masih eksis, dan tetap solid. Bagaimana perkembangan Power Metal itu sendiri memang tidak lepas dari dinamika yang ikut mewarnai perjalanan karier grup mantan juara Festival Rock se-Indonesia V versi Log Zhelebour tahun 1989.

    Grup band yang awal berdirinya bernama Power, sejak September 1987 berubah nama jadi Power Metal, dengan formasi Pungky Deaz (vokal)Ipunk (gitar)Hendrix Sanada(bass)Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (drum). Sesuai namanya Power Metal, perubahan nama ini sekaligus untuk memproklamirkan diri jadi band Rock beraliran Heavy Metal.

    Sebelum menjelajahi dunia rekaman, dalam aksi panggungnya grup ini sering membawakan lagu-lagunya MetallicaAnthraxHelloweenIron MaidenYngwie J. Malmsteen dan Loudness.

    Belum genap setahun dibentuk, grup band ini sudah menunjukan prestasi cukup membanggakan, antara lain dengan keherhasilannya menyabet juara pertama Festival Rock Remaja se-Jawa Timur di Lumajang (1987). Disusul tahun berikutnya meningkat jadi juara pertama Festival Rock se-Jawa di Kediri (1988). Prestasi ini dianggap belum cukup, masih ada satu event festival yang jadi targetnya, yaitu Festival Rock se-Indonesia - nya Log Zhelebour.

    “Itu salah satu jadi obsesi kita”, kenang Raymond, soal keberhasilan Power Metalmenjuarai Festival Rock se-Indonesia V (1989) Selain jadi juaranya, Hendrix Sanada juga terpilih sebagai The Best Bassist“Sekali ikut langsung jadi juara”, kata Raymond dengan bangga. "Waktu itu kita sama sekali tidak menyangka bisa jadi juaranya", tambah Ipunk.

    Grup band yang dianggap rival terberatnya saat itu adalah Andromedha (Surabaya), Kaisar (Solo) dan Roxx (Jakarta). Kemenangannya ini sekaligus menjadi awal perjalanan karier Power Metal menembus dunia rekaman.

    Sebagai promotor merangkap produser, Log Zhelebour memang belum menjanjikan grup band juara pertama Festival Rock se-Indonesia langsung teken kontrak rekaman album. Baru sebatas direkam di album kompilasi 10 Finalis Festival Rock se-Indonesia V. Sementara juara pertamanya dijanjikan ikut tur 10 kota. Kebetulan waktu itu Log mempersiapkan pagelaran Tur Raksasa God Bless (1990).

    Selain Power Metal, tur God Bless ini juga didampingi Elpamas dan Mel Shandy. Di tengah persiapan tur, Power Metal diguncang hengkangnya Pungky, lalu diikuti Hendrix Sanada. Jelas ini membuat sisa personelnya kalang-kabut mencari vokalis dan pemain Bas, pengganti Pungky dan Hendrix“Kita langsung melirik Arul, vokalis Big Boys dari Banjarmasin”, kata Raymond. Akhirnya Arul yang pernah dinobatkan sebagai The Best Vocalist di Festival Rock se-Indonesia V menggantikan posisi Pungky.Tinggal pemain Basnya, belum dapat. Sementara belum dapat pemain tetap, akhirnya pakai additional musician, diantaranya ada nama Roy Oracle dan Didiet Shaksana. Usai mengikuti tur, akhirnya tawaran rekaman datang dari Log Zhelebour.

    Selama persiapan bikin album Arul dkk dikarantina di sebuah vila di daerah Malang – Jawa Timur. “Hampir sebulan kita dikarantina untuk bikin lagu,” kenang vokalis Power Metal. Begitu materi lagu sudah siap, mereka kembali kelimpungan siapa jadi pemain Basnya. Sementara mereka harus secepatnya masuk studio. Akhirnya digaet Prass Haddy, pemain bas di band Pelni. Karena terikat dengan pekerjaan, posisinya membantu sebatas rekaman sampai album keluar. Dengan persiapan cukup matang, proses rekaman mereka berjalan mulus.

    Dengan formasi Arul Efansyah (vokal)Ipunk (gitar)Prass Haddy (bass)Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (drum)Power Metal berhasil merampungkan album perdananya diberi judul Power One (1991), yang dirilis dibawah bendera Logiss Records. Lewat debut albumnya ini, Power Metal langsung melesat ke putaran orbit grup rock papan atas yang mulai diperhitungkan. Setidaknya popularitas Power Metal sudah sejajar dengan band seniornya alumni Festival Rock se-Indonesia, seperti Elpamas dan Grass Rock.

    Dan album Power One ini mendapat sambutan menggembirakan dari Rockers Mania. Album ini sendiri melahirkan sejumlah hits, diantaranya Angkara, Satu Jiwa, Pengakuan  dan Bayangan Dirimu. Di samping dua lagu lainnya, yakni Malapetaka dan Cita Yang Tersita. Kesuksesan album ini juga diikuti dengan terpilihnya Power Metal meraih penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik di ajang BASF Awards 1991.

    Angka penjualan kaset album Power One sendiri waktu itu laku di atas 300 ribu copy. Sebuah angka penjualan yang cukup fantastik untuk sebuah grup rock beraliran Heavy Metal. Sementara grup Rock yang bisa menembus angka itu baru God Bless lewat album Semut Hitam (1989). Power Metal kembali menanda-tangani kontrak album kedua.

    Di tengah persiapan album kedua, Ipunk mengundurkan diri, dan posisinya digantikan Lucky Setyo W, gitaris Andromedha Rock Band yang juga The Best Guitaris di Festival Rock se-Indonesia V. Akhirnya mereka berhasil merampungkan album kedua berjudul Power Demons (1993), yang kemudian disusul album lainnya, Serigala (1995), dan Pesta Dansa (1996).

    Lagi-lagi di tengah persiapan penggarapan album berikutnya, terjadi masalah dalam intern tubuh Power Metal, yang berakhir dengan mundurnya Raymond dan Mugix. Sementara itu Power Metal harus dikejar target menyiapkan album baru lagi. Untuk mengisi kekosongan itu, akhirnya ditariklah Ekko Dinaya (drum) dan James Ireng (kibor). Dengan sekuat tenaga dan segala kemampuan Lucky cs mencoba mempertahankan kharisma Power Metal dengan merilis album Peace, Love & War (1999). Meski dari segi musikalitas materi album ini cukup bagus. Tapi sayangnya album ini lagi-lagi kurang mujur di pasaran.

    Tak lama setelah album rilis album ini, Power Metal pelan-pelan menghilang dari hingar-bingarnya panggung musik Rock. Tak heran bila di tengah kevakuman itu muncul berita spekulatif bahwa grup ini bubar. Sampai akhirnya muncul inisiatif dari owner Power Metal yaitu dengan memanggil kembali Raymond untuk diajak membenahi lagi Power Metal. Antara lain dengan mengajak Ipunk kembali gabung di Power Metal, menggantikan posisi Lucky Setyo W yang mengundurkan diri. Kesempatan ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi guna menemukan formula musik Power Metal yang disiapkan di album barunya nanti. “Yang pasti, aku dengan personel yang lain punya keinginan sama untuk mengangkat kembali kharisma Power Metal. Itu yang jadi obsesi kita semua”, lanjut Raymond.

    Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya Power Metal merampungkan album ke-7, Topeng-Topeng Murka, yang proses rekamannya sampai mixing-nya dilakukan di Studio Natural– Surabaya. Sedang proses mastering-nya dikerjakan di Studio 301, Sydney – Australia. Proses penggarapan album ini memang butuh waktu cukup lama, hampir 2 tahun. Meski sering mengalami pergantian personel, ternyata tidak mengurangi kesolidan Power Metal yang kini diperkuat Arul Efansyah (vokal)Ipunk (gitar)Endro(bass)Raymond Ariasz (kibor), dan Eko Dinoy(drum) untuk tetap eksis. "Ini adalah formasi tersolid", kata Ipunk dan Raymond hampir bersamaan, mengomentari formasi baru Power Metal yang dikatakan sudah siap tempur ini. Selain gabungnya lagi orang-orang lama, seperti Raymond dan Ipunk, formasi baru Power Metal juga diperkuat wajah baru, Endro, mantan bassis Red Spider. Disamping Ekko Dinaya, mantan Dramer Eclips yang sudah gabung duluan di album Peace, Love & War.

    Dengan formasi barunya ini Power Metal siap menggebrak kembali panggung musik Rock Heavy Metal. Awal Agustus lalu, grup Rock pernah mendamping Sepultura (1992) dan Helloween (2004) saat manggung di Surabaya, telah merampung rekaman album ke-8, berjudul KebesaranMu.

    Anggota :
    1986-1988 :

    • Totty M - Vokal
    • Ipunk - Gitar
    • Pras Hadi - Bass
    • Raymond - Keyboard
    • Mugix - Drum

    1988-1989 :

    • Punky Deas - Vokal
    • Ipunk - Gitar
    • H Sanada - Bass
    • Raymond - Keyboard
    • Mugix - Drum

    1989-1991 :

    • Arul Erfansyah - Vokal
    • Ipunk - Gitar
    • Pras Hadi - Bass
    • Raymond - Keyboard
    • Mugix - Drum

    1991-1996 :

    • Arul Erfansyah - Vokal
    • Lucky S.W - Gitar
    • F Rossi - Bass
    • Raymond - Keyboard
    • Mugix - Drum

    1996-2000 :

    • Arul Erfansyah - Vokal
    • Lucky S.W - Gitar
    • F Rossi - Bass
    • James Fistgerald [Ex-Andromedha] - Keyboard
    • Eko Dinaya [Ex-Eclips Band] - Drum

    2000-2005 :

    • Arul Erfansyah - Vokal
    • Ipunk - Gitar
    • Endro - Bass
    • Raymond - Keyboard
    • Eko Dinaya - Drum

    2005-sekarang :

    • Arul Erfansyah - Vokal
    • Ipunk - Gitar
    • Lucky S.W - Gitar
    • Babah - Bass
    • Sastro Adi - Keyboard
    • Eko Dinaya - Drum

    Diskografi :

    • Power One (1991)
    • Power Mission(1992)
    • Power Demons(1993)
    • Serigala(1995)
    • Pesta Dansa(1996)
    • PeaceLove&War(1999)
    • Topeng-Topeng Murka(2003)
    • Kebesaranmu (2005)
    • Power Metal - IX (2010)

    > dari berbagai sumber
    > bila ada kesalahan, kekurangan mohon dikoreksi
    > terima kasih. salam satu jiwa
>>